headerphoto

[report] TOURING BOGOR - SAWARNA 4-6 Desember 2010

Kamis, 9 Desember 2010 11:58:01 - oleh : admin

TOURING BOGOR - SAWARNA

4-6 Desember 2010

SAWARNA

 

 

Setelah sukses ber Touring ria ke Ujung Genteng sebelumnya,
maka rencana Touring selanjutkan dipilih ke Pantai Sawarna.
Hasil diskusi dengan mang Enday, pilihan Sawarna karena saya sudah pernah kesana & teman kantor mang Enday ada yg tinggal di Sawarna juga.

Pemilihan tanggal sudah ketemu & yg mau ikut juga sudah ok dengan tanggal tersebut, yaitu tanggal 4 Desember 2010 jam 6:00
jadwal pulang lihat situasi di Sawarna nantinya.
Menjelang hari H diskusi via email dilakukan untuk koordinasi kondisi jalan & kemungkinan mobil evakuasi.
Mobil evakuasi diusahakan ada mengingat hasil pengalaman Touring sebelumnya.

Akhirnya tanggal 4 Desember 2010 yg merupakan hari H telah tiba, Meeting Point Start kembali di Pabrik "Coats" di jalan raya Tajur & jam 6:00 sudah siap kumpul semua...
Pesertanya yaitu :
Mang Enday (Bogor)
Mang Ivan (Bogor)
Mang Abi (Bogor)
Saya sendiri Petrus (Bogor)
Mas Agung / donisius (Jakarta)


Seperti biasa, selalu ada yg terlambat & sarapan dulu.
Breifing singkat untuk penentuan meeting point selanjutnya, lalu tentang kondisi jalan & tak lupa berDoa untuk keselamatan kita agar dilindungi & dapat kembali ke rumah masing2 dengan selamat.

Meeting Point-0 "Coats" ( 07:00 )
Gowes dimulai dari pabrik "Coats" menyusuri jalan raya tajur yg menanjak landai, berbelok kekanan memasuki jalan raya Sukabumi.
Terus menanjak hingga Ratna lalu turun menuju Pantjawati.
Posisi saya ketiga dari paling depan, belakang saya ada Agung & Abi
Sempat berhenti di depan SPN Lido untuk sekedar foto2, lanjut sampai danau Lido, juga foto2.
Sekitar jam 08:25 tiba di Meeting Point-1 Cicurug.
Istirahat sekalian beli minum & makanan kecil dulu sambil menunggu Agung & Abi di belakang.

Meeting Point-1 Cicurug ( 09:00 )
Lanjut gowes melewati kota kecil Cicurug yg macet sampai2 sepeda susah lewat juga, selepas macet Cicurug Cidahu jalan lengang kembali.
Setelah kira2 setengah jam, sekitar jam 09:30 tiba di Meeting Point-2 Per3an Cikidang
Istirahat kembali, ditraktir sop buah oleh Agung (Thank you Agung)
juga mengumpulkan tenaga untuk siap2 nanjak di jalur Cikidang.
Ivan call mobil evakuasi untuk segera mendampingi kita saat nanjak di Cikidang.

Meeting Point-2 Per3an Cikidang ( 09:45 )
Lanjut gowes yg diawali oleh tanjakan landai berliku-liku, langit sudah tidak terik panas lagi, tapi sudah ditutup oleh awan gelap yg berpotensi hujan.
Ivan langsung melaju sendiri di paling depan, begitu memasuki daerah perkebunan sawit, awan hitam semakin pekat & benar saja, hujan turun.
Segera saya hentikan sepeda untuk menutup tas kamera dengan plastik, juga badan saya oleh jas hujan simple.
Lanjut gowes menerjang hujan, ketemu Ivan yg sedang berteduh di warung, namun saya tetap lanjutkan gowes, mengingat perjalanan kita masih jauh.
Sekitar 1km ke depan ternyata hujan berhenti, berhenti dulu untuk melepas jas hujan dibadan sekalian foto2 diloikasi yg cukup bagus, tak berapa lama datang mang Enday, ikut foto2 juga.
Lanjut kembali menyusuri jalur Cikidang yg jalurnya Rolling, berhenti di warung yg berada persis didepan "Cikidang Hunting Resort" (11:10)
Tak lupa foto2 untuk dokumentasi, tambah tenaga dengan makan lontong plus gorengan sambil ngobrol2 dengan tukang es cream yg bawa gerobak ala becaknya dari Cibadak juga (gowesnya kuat juga ya) :D
Ternyata di sekitar kebun sawit Abi di evakuasi oleh mobil & mobil kembali ke Bogor untuk mengambil rak sepeda yg tertinggal.
Jadi rencana awal dimana mobil evakuasi mengikuti kita di sepanjang jalur Cikidang, tidak ada. :-(
Kita lanjut gowes ber 4 menyusuri jalur Cikidang yg mulai banyak tanjakan, ditambah guyuran hujan yg cukup lebat sepanjang jalan.
Saya mulai merasa kayuhan semakin lemah, coba konsentrasi lumayan juga bisa terus lanjut.
Di salah satu tanjakan dimana masih hujan lebat, kaki sudah terasa tidak mampu, akhirnya berhenti & meneduh dulu.
Tak lama Agung menghampiri saya untuk menemani, Ivan & mang Enday sudah didepan melahap tiap tanjakan.
Setelah istirahat sekitar 15 menit lanjut gowes lagi & tetap disiram hujan deras, beberapa kali berhenti untuk kumpulin tenaga dan tetap ditemani oleh Agung, ketemu juga tanjakan bengkok yg benar2 sulit untuk di gowes, ya campur TTB juga nanjaknya, pelan tapi pasti akhirnya sampai di bagian tertinggi, jadi tinggal turun saja.
Sesudah berada dibawah & sadar sudah tidak hujan, maka jas hujan dilepaskan agar keringat bisa keluar bebas tak tertahan plastik jas hujan.
Sampai didepan Masjid Agung Palabuhan Ratu tak lupa foto2, sekaligus menghubungi mang Enday & Ivan yg sudah didepan.
Kira2 didepan Masjid Agung pukul 14:00
Lanjut ke Restaurant tempat mang Enday & Ivan menunggu pukul 14:10 yg merupakan Meeting Point-3 Palabuhan Ratu.
Istirahat sambil ganti jersey yg basah, juga isi perut karena sudah lewat siang.

Meeting Point-3 Palabuhan Ratu ( 15:15 )
Lanjut gowes lagi dengan Jersey kering & perut kenyang :D gowesnya semangat, walau masih diiringi hujan, namun gowes kali ini disisi pantai Palabuhan Ratu...
Sayang hujan, jadi hanya lewat saja dan baru berhenti lagi di sekitar Cisolok (16:20) untuk istirahat & beli perbekalan untuk jalur selanjutnya yg nanjak... :-(
15 menit istirahat lanjut lagi... kali ini jalan makin sempit & sepi, juga nanjak pula...
Sempat berhenti untuk foto2 di lokasi rumah "Mak Erot" yg melegenda.. :D
Lanjut gowes nanjak & nanjak & nanjak gak ada habisnya, kemiringan kayaknya 45 derajat lebih, semua gak ada yg kuat & mau tidak mau harus TTB, ampun deh itu tanjakan.... :-(
Setelah berjuang keras di tanjakan, akhirnya sampai di warung (18:00) yg viewnya cukup indah, dimana daerah pantai Palabuhan Ratu terlihat jelas.
Sayang kita sampai warung sudah magrib, sehingga lama kelamaan pemandangannya hilang menjadi gelap & hanya terlihat lampu2 kota saja.
Istirahat makan2 mie instant panas, kopi & ngudut dulu, sambil menunggu mobil evakuasi yg sudah dekat posisinya.
Begitu mobil evakuasi tiba, mang Enday langsung ambil HP & beberapa barangnya yg dititip di mobil & terbawa ke Bogor.. :D
Driver disuruh istirahat dulu & kita lanjut gowes.

Meeting Point-4 Warung Bukit Habibie ( 18:30 )
Lanjut gowes melahap tanjakan yg meliuk-liuk dengan sudah memasang lampu depan & belakang, sementara mobil evakuasi masih di warung, begitu sampai di puncaknya jalan mulai menurun yg lumayan bikin kaki bisa istirahat, namun tak berapa lama tanjakan menghadang kembali didepan.. :-(
Tetap semangat, melahap tiap tanjakan yg ada perlahan tapi pasti yg kadang disertai dengan TTB juga, mobil evakuasi mengikuti dari belakang, hujan masih terus turun walau sudah tidak sederas waktu di daerah Palabuhan Ratu.
Kondisi jalan dikanan-kiri lebih banyak pepohonan & jarang penduduk, hujan grimis & gelap. Beruntung masih ada lampu depan & dibantu lampu mobil.
Saya posisi paling belakang karena untuk gowes nanjak rasanya kaki begitu berat, coba atur kayuhan dan kombinasi gigi, tetap berat juga.
Berhenti beberapa kali untuk memulihkan tenaga, begitu diulang beberapa kali & sempat ban depan kempes, entah karena kelipat atau sesuatu hal.
Beruntung masih bisa dipompa & lanjut gowes, di satu tanjakan ketika gowes, kaki mulai kerasa sangat pegal, nafas sudah gak beraturan, akhirnya stop dulu, duduk dulu untuk membantu mempercepat pemulihan sambil memompa ban lagi.
Begitu di belokan ban kempes lagi, akhirnya nyerah juga untuk di naikan mobil evakuasi, bahkan bongkar ban sampai naikan sepeda sudah bukan saya yg lakukan.
Ughh...!! berat bener jalurnya... mungkin sekitar 15 km lagi sampai Sawarna. :-((

Dari mobil evakuasi saya ikuti rombongan mengikuti jalan yg terus menanjak, sempat berhenti di warung untuk memulihkan tenaga & bertanya2 soal kondisi jalan yg akan kita lalui.
Dipantau lewat GPS yg ada di HP saya, terlihat per3an Ciawi sudah dekat.
Beruntung mobil tidak terlalu jauh dari rombongan, sehingga rombongan tidak lewat terlalu jauh dari per3an, langsung diberi tanda dengan klakson mobil evakuasi. :-)
Mang Enday kontak orang Sawarna untuk memastikan jalurnya benar atau tidak. OK ternyata ini jalan yg dimaksud, menurut info tinggal turun terus hingga desa Sawarna, ternyata...... masih ada beberapa tanjakan terjal yg masih harus dilahap, juga ada beberapa jalan yg rusak.
Melewati perkampungan yg sudah sepi, sekolahan, kantor kelurahan.

Finish..!!
Akhirnya tepat pukul 22:00 Rombongan tiba di Desa Sawarna....
Wah.... senangnya.... :-)
Disambut pula oleh orang Sawarna yg siap menjamu kita, kita semua langsung diantar melalui Jembatan Gantung (Ciri khas memasuki Desa Sawarna) ke rumah beliau yg sederhana, lepas tas bawaan untuk ganti baju & kita langsung makan malam dulu dengan menu ikan bakar yg sudah disiapkan untuk rombongan kita.
Selesai makan langsung bersih2 badan, lanjut ngobrol2 di Saung sambil ngopi & ngudut & akhirnya pindah ke kamar & Tidurrr.....


Tanggal 5 Desember 2010, Bangun santai sekitar jam 06:30 pagi, ternyata saya bangun paling belakang.. :D
mang Enday, Agung & Ivan sudah ngobrol2 di ruang tengah, ada suguhan pisang goreng, juga kopi susu sachet....
Wah segarnya, cuek aja deh walau belon mandi... :D
Pindah ngobrol ke saung sambil lihat2 sawah nan hijau membentang dibelakang rumah, ah segarnya mata & pikiran melihat pemandangan itu, beberapa yg lain sibuk menjemur pakaian yg basah semalam.
Tak lama kita sarapan pagi, wuihh... nikmat sekali, serasa kita lama gak ketemu nasi & suasananya bikin makan jadi lahap, cuaca sedikit mendung dipagi hari, setelah ngobrol2 kita putuskan jalan ke Tanjung Layar yg jadi icon Desa Sawarna.
Saya persiapkan sepeda, lepas asesoris lampu depan serta dudukan tas pannier, ganti ban dalam yg bocor, cek ulang sepeda & siap jalan.
Sambil menunggu sepeda teman2 siap juga, tentu saya siapkan kamera untuk mengabadikan rombongan di Tanjung Layar.
Setelah siap semua & cuaca bersahabat, maka kita gowes mengikuti gang diantara rumah penduduk yg sangat Friendly hingga masuk ke sisi sawah & tanah lapang, mengikuti jalan setapak menyusuri perkebunan hingga sampai di tepi pantai yg bernama "Tanjung Layar"
Wah ternyata disekitar pantai sudah ada 2 warung berdiri, dimana 2 tahun lalu hanya ada 1 gubuk kecil & sangat sepi.
Sekarang sudah enak, bisa berteduh sambil nyemil2 di warung, juga ada rombongan lain yg sedang menikmati indahnya pantai Tanjung Layar Sawarna.
Langsung kita foto2, namun tidak berapa lama turun hujan, ya untung ada warung, jadi aman2 saja, begitu hujan berhenti, kita lanjut foto2.
Mang Enday, Agung & Ivan mencoba menghampiri Karang besar berbentuk Tanjung Layar, mereka berfoto2 disana.
Saya sendiri hanya duduk2 di warung sambil memfoto mereka nun jauh di karang sana.
Tak lama kemudian turun hujan kembali, mereka bertiga akhirnya kembali ke warung untuk berteduh..
Setelah cuaca cerah kembali & puas di Tanjung Layar, kita lanjut ke Pantai Ciantir, pantainya mirip2 Cipanarikan yg di Ujung Genteng, pantai landai dengan pasir halus & bersih.
Seperti biasa, kita foto2 disitu dengan berbagai gaya :D , puas main dipantai kita kembali ke tempat kita menginap & langsung nongkrong di saung sambil tidur2an.
Tidak berapa lama kita dibawakan kelapa muda yg airnya enak banget, coba pas lagi dipantai Ciantir minum kelapanya pasti lebih ajib lagi.
Di saung kita langsung makan siang yg sudah disiapkan & ditutup dengan kelapa muda tadi, wow kenyang bener nih perut.
Akhirnya kita beres2 & packing kembali untuk persiapan kembali ke rumah.
Diskusi dulu didalam untuk patungan biaya rumah yg kita tempati & makanan yg disediakan untuk kita & sepakat dengan biaya yg kita hitung2.
Mang Enday urus semua biaya dengan orang Sawarna yg menerima kita, lalu kita siap2 barang & sepeda.
Pamit & gowes ke depan dimana mobil evakuasi diparkirkan, susun sepeda ke mobil, didalam sepeda Ivan & Saya, diluar sepeda mang Enday & Agung.
OK semua & aman ikatan sepedanya, kita berangkat meninggalkan desa Sawarna tepat jam 16:00
Melalui jalur yg semalam kita lalu & ternyata memang luar biasa tuh tanjakan & turunan bikin mobil ngeden juga.. :D
Istirahat kembali di warung sekitar bukit Habibie, foto2 lagi lalu lanjut pulang menuju Bogor melalui jalur Palabuhan Ratu - Cikidang - Cicurug - Bogor
Sempat tertahan macet di sekitar Cicurug.
Akhirnya tiba kembali di Start Point (Coats) tepat jam 22:00
Wuih... mobil aja lama & pegel duduknya, gimana sepeda kemaren ya...?? :-)) :-))
Mang Enday & Agung menurunkan sepeda lalu saya diantar ke rumah oleh Ivan..

Terima Kasih banyak kepada sang Maha Kuasa
kepada Mang Enday, Mang Ivan, Mas Agung, Abi (yg hanya sampai Cikidang) & Ayah (Driver mobil evakuasi)

Sukses Selalu untuk Touring selanjutnya...

Berikut beberapa dokumentasinya

sawarna

sawarna

sawarna

sawarna

sawarna

sawarna

sawarna

sawarna
__________________________

______________________________________
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tuntas sudah gowes Touring terjauh & terberat kedua saya beserta teman2 ke Sawarna

---(catatan GPS)---
Jarak Tempuh 129 km
kecepatan Maximal 46,8km/jam
ketinggian terendah 3 mdpl
ketinggian tertinggi 607 mdpl

Written n Photo by Petrus Suryadi

kirim ke teman | versi cetak

Berita "FIELD REPORT" Lainnya