headerphoto

Tips Bersepeda di Jalan Raya

Rabu, 21 Juli 2010 23:15:31 - oleh : admin

Tips Bersepeda di Jalan Raya

Sumber :  Rivo Pamudji 
               http://b2w-indonesia.or.id/

Belum lama ini di kalangan pesepeda terdapat berita yang cukup mengguncang; seorang pesepeda yang aktif sebagai pelaku bike to work tewas ditabrak secara frontal oleh sebuah truk boks yang ugal-ugalan. Rekan pesepeda ini menambah panjang daftar mereka yang tewas karena ditabrak oleh kendaraan bermotor saat bersepeda di jalan. Sejak 2007 hingga pertengahan 2010 ini, tercatat 12 orang pesepeda tewas karena kecelakaan di jalan. Dampaknya cukup membuat ribuan pesepeda ke tempat aktivitas maupun sekedar berolah raga menjadi resah. Amankah bersepeda di jalan?

Resiko bersepeda di jalan sangat berbeda dengan bersepeda cross country. Bersepeda di jalan memiliki tingkat resiko yang lebih tinggi dibanding jenis aktivitas bersepeda yang paling ekstrem sekalipun seperti downhill. Mengapa demikian? Bersepeda di jalan mengharuskan pesepeda berbagi jalan dengan kendaraan bermotor yang lebih besar, lebih cepat dan lebih kuat. Faktor eksternal berupa kendaraan bermotor ini menjadikan resiko bersepeda di jalan lebih tinggi karena tidak dapat dikontrol oleh pesepeda. Berbeda dengan downhill  yang prosedur keamanannya mengharuskan penggiatnya untuk terlebih dulu mempelajari medan yang akan dilalui secara detail, mengenali hambatan-hambatan yang ada, menentukan titik pengereman serta memacu kecepatan, manuver-manuver yang akan dilakukan, serta pada akhirnya mengenakan body protector dan helm fullface sebelum melibas trek. Itu semua dilakukan tanpa hadirnya ancaman eksternal seperti kendaraan bermotor yang ugal-ugalan atau ditabrak truk yang ngebut. Selama fasilitas bagi pengendara sepeda di jalan tidak tersedia, maka resiko tinggi tetap membayangi pesepeda di jalan.

Lalu haruskah kita takut bersepeda di jalan? Takut boleh, namun jangan ketakutan sehingga malah menghambat kita untuk menjadi sehat dengan bersepeda. Berikut adalah tips bersepeda di jalan yang dapat membantu mengurangi resiko bersepeda di jalan.

 

Aturan Bersepeda di Jalan Raya

 

  • Patuhi semua aturan dan rambu-rambu lalu lintas
  • Bersepeda dengan arah yang sama dengan arah lalu lintas. Jangan melawan arah!
  • Share the road! Berbagilah jalan dengan pengguna jalan lainnya.
  • Gunakan tangan dan lengan untuk memberi  sinyal.
  • Gunakan lampu berwarna putih untuk bagian depan dan lampu dan/atau reflektor merah di bagian belakang sepeda.

 

Ber-Bike to Work Dengan Aman & Selamat

 

1. Berbagi Jalan

  • Sepeda adalah kendaraan. Karenanya harus berlaku dan bersikap sebagaimana kendaraan di jalan raya.
  • Aturan dan rambu-rambu lalu lintas yang berlaku harus dipatuhi oleh pengguna sepeda.
  • Bersepeda di jalur paling kiri, searah dengan arus lalu lintas.
  • Hormati pejalan kaki dan pengguna kursi roda. Tuntun sepeda bila menggunakan fasilitas mereka.

2. Rambu-rambu Lalu Lintas dan Sinyal

  • Patuhi semua rambu berhenti. Jangan langgar lampu merah dan patuhi marka dan garis batas.
  • Perhatikan arus sebelum berganti jalur dan berikan sinyal/tanda saat akan berbelok; beri tanda bagi maksud anda, baru lakukan.
  • Selalu waspada dan perhatikan hal-hal yang terjadi di jalan raya. Sesuaikan posisi bersepeda anda dengan apa yang terjadi.

3. Keamanan / Safety

  • Bila jalur bersepeda anda terlalu sempit dan kecepatan anda sama dengan kendaraan bermotor lainnya, beradalah di depan mereka hingga lebar jalur cukup lebar untuk berbagi kembali. Bila anda tidak yakin dengan hal ini, minggir dan berhentilah serta berikan jalan kepada mereka.
  • Selalulah berada dalam posisi yang mudah terlihat serta selalu mudah diprediksi oleh pengguna jalan lainnya; kenakan pakaian berwarna cerah dan menyala serta berikan tanda saat berbelok.
  • SELALULAH gunakan helmet. Tidak ada kata kompromi untuk yang satu ini
  • Gunakan lampu sepeda terutama saat waktu telah gelap. Lampu warna putih untuk bagian depan sepeda, reflektor dan lampu warna merah untuk bagian belakang sepeda. Bila perlu, gunakan lampu belakang saat kapanpun anda bersepeda di jalan raya, baik waktu terang maupun gelap.

4. Pilihan Rute

  • Pertimbangkan jarak, kondisi kepadatan lalu lintas, lebar dan kondisi jalan.
  • Beberapa rute bisa saja membuat waktu tempu lebih lama namun lebih menyenangkan karena sedikit polusi dan kendaraan bermotor serta banyak yang dapat dilihat.
  • Sediakan waktu ekstra untuk mencoba rute-rute baru dan coba jelajahi rute-rute baru tersebut. Rute berbeda akan memberikan sensasi bersepeda yang berbeda serta tidak membosankan.

5. Parkir Sepeda

  • Bila belum tersedia area parkir sepeda, usahakan memarkir sepeda di tempat yang mudah terlihat serta dapat digembok ke tiang/pagar yang bersifat permanen (tidak dapat dicopot/dipindahkan)
  • Bila lokasi parkir dirasa kurang aman, selain digembok, copot dan bawa seatpost (tiang sadel) sepeda anda. Bila anda masih merasa kurang aman, selain digembok dan copot seatpost, copot dan bawa juga roda depan sepeda dan titipkan di mana saja memungkinkan.

6. Sepeda

  • Sepeda APAPUN yang nyaman bagi anda dapat anda pergunakan untuk ber-B2W; yakinkan bahwa semua komponen sepeda tersebut berfungsi dengan baik.
  • Gunakan lampu sepeda; depan maupun belakang.
  • Bawa kunci-kunci sepeda, ban dalam cadangan dan pompa tangan.

7. Pakaian & Perlengkapan Tubuh

  • Kenakan pakaian yang mudah menyerap keringat serta berwarna cerah dan menyala agar mudah terlihat.
  • Kenakan kacamata guna menghindari debu dan serangga-serangga kecil serta terik matahari.
  • Kenakan glove / sarung tangan guna menghindari lecet terkena handlegrip ataupun saat jatuh.
  • Kenakan masker anti polusi.
  • Kenakan sepatu kets demi keamanan dan kenyamanan kaki.
  • Kenakan jas hujan dan pelindung kepala dari bahan anti air saat hujan, serta rompi/jaket tipis penahan angin (windbreaker) saat bersepeda malam hari.

8. Pemeliharaan Sepeda

  • Usahakan secara rutin sepeda anda diperiksa oleh bengkel sepeda terdekat.
  • Pelajari bagaimana cara menambal ban yang bocor atau mengganti ban dalam, memperbaiki rantai copot atau putus, serta cara memeriksa kampas rem.
  • Ganti ban bila telah habis masa pakai atau sudah halus.

9. Cuaca

  • Panas, hujan dan angin malam membutuhkan persiapan khusus. Gunakan bahan katun atau yang menyerap keringat saat panas agar anda selalu merasa adem dan kering, jas hujan dan pelindung kepala saat hujan, serta rompi/jaket windbreaker saat bersepeda malam hari.

 

Perlengkapan Standar Ber-B2W

  • Helmet
  • Lampu sepeda depan dan belakang
  • Masker anti polusi
  • Sepatu kets
  • Glove / sarung tangan
  • Kaca mata

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Tips & Trik Bersepeda" Lainnya