headerphoto

Peresmian Parkir Khusus Sepeda di Wisma BNI 46

Rabu, 21 Juli 2010 01:33:06 - oleh : admin

Peresmian Parkir Khusus Sepeda di Wisma BNI 46

 

Seiring dengan pertumbuhan penggunaan sepeda di tanah air sebagai alat transportasi, khususnya di Ibukota Negara Republik Indonesia, tuntutan atas fasilitas sarana pendukung juga semakin meningkat. Ketika sepeda digunakan untuk mencapai suatu tujuan lokasi, sering kali pengendara di hadapi dengan masalah sarana parkir untuk sepeda yang tidak sesuai bahkan terkesan sepeda menjadi strata paling rendah dalam moda alat transportasi.

 

Terdorong oleh keinginan kuat dari rekan-rekan di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (tergabung dalam 46 Cyclist) yang tidak hanya menggunakan sepeda sebagai alat transportasi tetapi juga berusaha untuk memberikan apresiasi bagi pengguna sepeda dengan merealisasikan fasilitas parkir khusus sepeda yang di Kantor Besar Bank BNI 46, Jl. Jend Sudirman, Jakarta. Pada hari Jumát, 9 Juli 2010, Direktur Utama Bank BNI 46, Bp. Gatot Suwondo didampingi oleh Ketua Umum B2W-Indonesia, Om Toto Sugito, dihadiri oleh seluruh pejabat teras dan para pesepeda komuter di Jakarta dan sekitarnya, telah diresmikan sebuah Parkir Khusus Sepeda di Kantor Besar yang diperuntukan bagi pengguna sepeda.

 

Parkir Khusus Sepeda yang berada lokasi kantor ini sangat bersahabat bagi para pesepeda, letak yang strategis sehingga memudahkan bagi para pesepeda untuk mencapai fasilitas tersebut dan didukung oleh rambu-rambu penunjuk arah lokasi parkir sepeda dari semua pintu masuk areal Wisma 46. Lokasi parkir berada di sebelah Utara Gedung Wisma 46 dekat dengan pintu lobi utama. Disain arsitektur bangunan parkir sepeda masuk dalam kategori unik yang pernah ada di Jakarta, menganut gaya minimalis dengan model bentuk setengah terbuka terlihat dari disain lengkungan dan berpola setengah lingkaran. Tiang-tiang yang berfungsi sebagai penyangga dan pengait untuk kunci pengaman sepeda diberikan pelindung, di titik yang paling sering terkena kontak langsung dengan bagian sepeda, terbungkus oleh bahan plastic lentur dan kuat sehingga cat pada bagian sepeda tidak akan terkelupas saat bergesekan. Lantai pada lokasi parkir ini dibangun dengan konsep peduli lingkungan yang terlihat pada penggunaan material batu pra cetak dengan rongga untuk dapat memberikan jalan bagi air menuju permukaan tanah. Kapasitas parkir khusus sepeda ini mampu menampung 20 unit sepeda. Pengguna fasilitas ini juga tidak di sulitkan dengan ruang gerak saat masuk dan keluar dari lokasi parkir juga saat menempatkan atau memindahkan posisi sepeda. Lokasi ini mendapat jaminan keamanan dengan penempatan petugas keamanan khusus untuk mengawasi lokasi ini, namun sebaiknya pengguna sepeda juga melakukan tindakan preventif dengan selalu mengunci sepeda pada saat di lokasi parkir. Saat di resmikan lokasi ini belum dilengkapi oleh rambu-rambu informasi bagi pengguna sepeda, masih dalam proses pekerjaan dan secepatnya akan sudah terpasang di lokasi. Meskipun mampu menampung 20 unit sepeda namun desain bangunan tidak menjamin sepeda terlindung dari sengatan sinar matahari dan imbasan dari air hujan.

 

Secara keseluruhan fasilitas ini layak mendapatkan nilai luar biasa dan pujian karena semangat untuk mewujudkan : mengembalikan status sepeda ke strata yang sejajar dengan alat transportasi lainnya namun mempunyai nilai lebih dengan banyak manfaat yang dirasakan langsung oleh penggunanya. Saat ini dibeberapa lokasi gedung perbankan nasional sudah terdapat fasilitas parkir khusus sepeda dan fasilitas parkir sepeda di semua lokasi itu tidak hanya di khususkan bagi karyawan tetapi berlaku untuk umum.

 

Apakah fasilitas ini bisa direalisasikan pada lokasi ruang terbuka publik yang dikelola oleh pemerintah daerah DKI Jaya? Seharusnya bisa saja.

Sumber : http://b2w-indonesia.or.id

kirim ke teman | versi cetak

Berita "BERITA TERKINI" Lainnya