headerphoto

PERJUANGAN B2W

Kamis, 3 November 2011 10:57:49 - oleh : admin

“In the future, everyone will be world-famous for 15 minutes.” Itulah ungkapan yang terkenal dari seorang maestro seniman pop art dunia, Alm. Andy Warhol. Ungkapan ini bahkan jadi referensi dari film “15 minutes”, besutan tahun 2001 dibintangi aktor kondang Robert de Niro. Banyak kejadian kecil yang cuma sekejap tapi cukup menarik perhatian dunia bahkan sampai melegenda. Ambil saja contohnya percobaan pembunuhan mantan presiden Amerika Serikat Alm. Ronald Reagan oleh seorang psikopat, John Hinckley Jr. yang tergila-gila dengan aktris Jodie Foster (terilhami dari film “Taxi”). Ada juga aksi pelemparan sepatu terhadap mantan presiden George Bush oleh seorang jurnalis Irak, Zaidi yang sudah muak dengan campur tangan Amerika di Irak.


Dan yang terakhir, adalah seorang tukang kebun, Nyoman Minta yang dengan santainya ber-ttb (tun tun bike) ria menerobos barisan Paspampres, melintas  di depan panggung kehormatan pada acara kepresidenan di Bali. Apa artinya semua ini ? Jelas, sengaja atau tidak disengaja, orang-orang tersebut langsung populer dan terkenal di seluruh dunia atas tindakannya.

Bersepeda juga bisa terkenal dan kondang kemana-mana. Contohnya liputan Metro TV pagi ini, Rabu 02 November 2011 di Taman Ayodya, Jakarta Selatan yang meliput komunitas Bike to Work untuk wilayah Jakarta Selatan. Ya, Rosela (Rombongan Selatan) yang berawal dari janjian ketemuan pagi-pagi untuk berangkat bekerja dengan bersepeda bersama uler uleran mulai dari bundaran Pondok Indah, Papillon dan halte bus Damri Blok M sebagai tikum (titik kumpul) akhirnya berkembang menjadi ratusan pesepeda yang mempunyai tikum termutakhir, Taman Ayodya Jakarta Selatan. Waktu itu (medio 2006) Rosela dirintis oleh beberapa gelintir pesepeda yang domislinya tersebar di daerah Bintaro, Ciputat, Pamulang dan sekitarnya. Sebut saja ada Opa Adi, Om Dito, Om Benny “The Legend” Mammoth, Om Ozy, Om Nota, Om Hendri, Om Daniel, Nte Nina, Nte Ina, Nte Nining, Nte Lucy, Kak Sur, Om Edwin dan lainnya. Sekarang anggota Rosela sudah bertambah banyak dan meluas tersebar ke berbagai daerah di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan.

Liputan Metro TV tentang Rosela ini juga bukan pertama kalinya diadakan. Sudah ada puluhan feature coverage media baik audio visual maupun cetak yang tak habis habisnya mengupas tentang kegiatan komunitas pesepeda ke tempat kerja/aktivitas ini (Bike to Work). Bersepeda ke tempat kerja yang dianggap sederhana dan bagi sebagian orang masih dianggap hal yang remeh, ternyata bisa juga masuk tivi, majalah, kondang, dapat berbagai penghargaan dan network persahabatan yang meluas tanpa pandang tingkat sosial ekonomi, gender, ras, suku, agama bahkan usia bagi para penggiatnya.

Melalui liputan tersebut, para penggiat bersepeda tiada lelah dan tak henti hentinya berkampanye tentang dampak positif bersepeda dan berusaha mengajak teman-teman, rekan kerja serta handai taulan untuk ikut turun ke jalan menggenjot pedal sepeda secara rutin. Bersepeda juga ternyata memberikan dampak positif bagi penggiatnya, sehatnya dapat, senangnya dapat, hematnya dapat dan sekarang tambah satu lagi, kondangnyapun dapat. Jadi seandainya Meneer Andy Warhol masih hidup dan bertandang ke Jakarta, bisalah kita jawil beliau dengan berseloroh,” Hey, Mr. Warhol… we can be famous and exist not in just fifteen minutes. But times fifteen, times fifteen… and on, and on, and on….. “

Nyaaakkk……! Masup tipi, nyaakkkk !!
 
Ivan

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Artikel" Lainnya