headerphoto

GoweL Bogor, Komunitas yang Mengkampanyekan Hidup Sehat (1)

Minggu, 10 April 2011 21:46:31 - oleh : admin

B2wbogor Di Koran Radar Bogor

Sumber : Radar Bogor Tanggal 08 April 2011

http://www.radar-bogor.co.id/



 
Jum'at, 08 April 2011 , 14:21:00
 

LEBIH SEHAT: Anggota komunitas GoweL Bogor atau Bike To Work, foto bersama di sela-sela kegiatan bersepeda, kemarin.
Sebagai alat transportasi, keberadaan sepeda saat ini memang kalah jauh dibanding kendaraan bermotor.
Namun, jika dilihat dari efek kesehatan serta kelestarian lingkungannya, sepedalah yang bisa memberi
kontribusi lebih banyak. Hal ini pula yang menjadi dasar terbentuknya Bike To Work Bogor, atau yang lebih dikenal dengan Gowel Bogor.

Laporan : Anjar Leo Hidayah

MENDENGAR kata bersepeda kerap membuat orang jadi malas beraktivitas, mereka lebih senang mengunakan kendaraan modern yang lebih c epat dan praktis. Padahal, jika ditelaah lebih jauh, kendaraan modern justru menimbulkan efek sangat berbahaya di kemudian hari karena mengeluarkan emisi berbahaya. Jika dibiarkan terusmenerus akan berefek terhadap kondisi lingkungan.

Hal ini menarik keprihatinan sebagian warga Kota Bogor yang memang hobi bersepeda. Mereka sepakat membuat komunitas pengendara dan penghobi sepeda di Bogor yang mengampanyekan hidup sehat dengan bersepeda. Komunitas yang terbentuk pada 2006 ini, awalnya bernama Gowes Bogor. Seiring berjalannya waktu mereka bergabung dengan Bike To Work Indonesia. Hingga kini mereka lebih dikenal dengan sebutan Bike To Work Bogor.

Komunitas sepeda ini tak pernah memberi syarat bagi para anggotanya. Yang terpenting senang bersepeda, termasuk jenis sepeda yang digunakan tak pernah dipersoalkan. Karena kelonggaran inilah, banyak pencinta sepeda menjadi anggota komunitas itu. Mulai dari atlet profesional hingga ibu-ibu yang bersepeda saat belanja ke warung, turut meramaikan komunitas ini.

Ketua Bike To Work Bogor Ramadhani Achdiawan mengatakan, sebelum sebesar sekarang, komunitas ini juga melewati berbagai terpaan. Bahkan, mereka kerap disebut sebagai orang yang kurang kerjaan. Karena meski memiliki kendaraan bermotor, para anggotanya selalu menggunakan sepeda ketika berangkat kerja. Apalagi, tempat kerja mereka ratarata di Jakarta.

“Untuk hari-hari biasa, kita kumpul pagi-pagi lalu mengendarai sepeda lipat hingga ke stasiun. Setelah itu, sepeda dilipat kembali saat di dalam kereta. Pas udah sampai stasiun tujuan, sepeda dinaiki lagi hingga ke kantor,” paparnya.

Tak hanya itu, hampir setiap Sabtu mereka sengaja mengendarai sepeda dari Bogor hingga Jakarta. Kegiatan tersebut sudah menjadi rutinitas. Biasanya, mereka sebut AKAP (Antar Kota Antar Provinsi). “Paling hanya dua sampai tiga jam. Ya, anggap saja olahraga,” kata Dhani.

Bagi mereka, selain menyehatkan badan sendiri, bersepeda juga akan menyehatkan orang lain. Karena polusi akibat emisi kendaraan bisa berkurang meski hanya sedikit.

Ya, karena kegigihannya ini, sekarang banyak orang yang berbalik memuji mereka. Karena dianggap sebagai duta penyelamatan bumi. Bahkan, tak jarang orang yang awalnya mencemooh justru masuk Bike To Work. (*)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "BERITA TERKINI" Lainnya