headerphoto

Track Rindu Alam - Gadog

Senin, 2 Agustus 2010 23:54:00 - oleh : admin

Rindu Alam - Gadog

Trek Komplit SuperDahsyat

 

By : Harris Maulana

http://gmfunbike.blogspot.com/

Kita tidak tahu, apa yang ada dalam pikiran orang yang menemukan jalur Rindu Alam - Gadog. Jalur ini begitu lengkap. Mulai dari turunan dan tanjakan terjal, trek kering-basah, jalan tanah, kerikil, batu, aspal ditambah dengan pemandangan yang menakjubkan dan udara yang fantastis plus kabut, trek manalagi yang bisa menyaingi? Sampai saat ini, trek ini merupakan trek terdahsyat dalam topmind saya.

Kami mencoba untuk ketiga kalinya. Kali ini tour bareng Cibubur Cycling Community (C3) dan Colliers Cycling Community (teman sekantor). Jumlah bikers kurang lebih 30 orang. Start dimulai jam 08.00, menyusuri bukit-bukit kebun teh, liukan-liukan kecil, jalan kerikil dan akhirnya sampai di tempat Paralayang. Dilanjut ke Gunung Mas melalui jalur-jalur kecil yang dilewati air sungai yang meluap, jalan licin menghadang, perlu ekstra waspada melewatinya. Sampai Gunung Mas kemudian dilanjut ke Taman Safari, kali ini didominasi trek aspal. Selanjutnya, inilah tantangan sesungguhnya: Ngehe-1, jalur tanjakan kombinasi semen-kerikil-batu lepas sepanjang kurang lebih 2 km. Banyak bikers yang menggunakan "caddy" untuk membantu menuntun/mendorong sepedanya. Sementara bikers dari GMFC tetep genjot pake sepeda. Akhirnya finish juga dengan susah payah. Masuk ke Ngehe-2, trek makin terasa berat. Trek full tanah liat plus sempitnya jalur. Ditambah waswas takut diserang tawon. Baru kali ini GMFC mencoba trek ini. Jalur sudah tidak bisa digowes. Sepeda terpaksa dituntun kurang lebih 1 km+. Setelah habis2an. akhirnya sampai juga di ujung Ngehe-2. Kita istirahat sambil makan siang. Setelah selesai, perjalanan kembali dilanjutkan, tantangan semakin gila. Hujan mulai turun. Kabut semakin tebal dan jarak pandang sangat terbatas. Jalur masuk hutan, kemudian melalui jalan-jalan kecil penuh ilalang, turunan terjal dan licin. Disini rem diuji. Bagi yang pake v-brake silahkan menderita. Sepatu rem habis, tangan juga pegel. Banyak yang terpeleset, jatuh dan jumpalitan. Termasuk saya sampe jatuh 3 kali. Pertama: menghindari tabrakan beruntun, Kedua: mata kelilipan lumpur dan ketiga: rem udah blong! Disinilah kita baru mengerti, kenapa sepeda mahal diciptakan. Disinilah gunanya rem cakram, rem hidrolik, protector dan helm.

Setelah berjibaku dengan medan yang gila2an, akhirnya, sampai juga diujung jalan aspal yang menghubungkan dengan jalan menuju Gadog. Dari sini jalan turun, mulus, sesekali ada tanjakan, dan dalam waktu 15 menit sudah sampai di RM Sederhana. Disini kita berpisah dengan temen-temen dari C3 dan Colliers. Kita kembali genjot sampai ke rumah masing-masing. Selesai juga petualangan hari ini.

Thanks buat Oom Ayusta, Oom Eddy Cs dari C3 yang udah ngajak tour bareng ke RA, jangan kapok ya. Juga buat temen-temen dari Colliers (Dani dan Pak Djati) yang udah jauh2 datang dari Jakarta.




Kebun teh menemani sepanjang perjalanan


Bermain tanah


Nyebrang sungai


Foto bareng di depan Taman Safari


Penuh perjuangan di Ngehe-1, ada yg pake ojeg, ada yang dorong sendiri


Sampe di Ngehe-1


Gara-gara V-Brake sampe jumpalitan 3x


Makan siang bareng di ngehe-2


Foto bareng GMFC, Cibubur Cycling Community dan Colliers Cycling Community


Jalur Rindu Alam-Gadog by Garmin (copy from CCC, permit ya!)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "FIELD REPORT" Lainnya